8 Cara Memaksimalkan Kinerja Iklan Google Ads

Iklan Google Ads sampai saat ini masih menjadi platform iklan terbaik di internet dengan rasio konversi tertinggi. Dari segi banyaknya pilihan target audience. Mau target secara spesifik untuk menjangkau customer langsung atau memberikan brand awareness juga bisa dengan pemirsa terbanyak.

Kenali target pasar! Jika anda menargetkan customer langsung maka yang ditargetkan adalah pencarian kata kunci di google karena audience inilah yang memiliki rasio konversi tertinggi. Artinya prosentase pembelian/penggunaan produk/layanan yang diiklankan lebih tinggi dari penargetan iklan secara brand awareness misalnya.

Ini mudah saja dipahami karena calon customer secara sadar langsung melakukan pencarian pada satu produk/layanan tertentu di pencarian Google dan sudahkah bisnis kita ada di tempat dan waktu yang tepat saat mereka melakukan pencarian?

Nah disinilah yang akan kita bahas bagaimana cara memaksimalkan kinerja iklan Google Ads khususnya iklan pencarian di Google Search. Tujuannya untuk meningkatkan omzet penjualan terhadap biaya iklan.

Baik, silahkan siapkan akunnya dan lakukan analisa dari apa yang akan dibahas. Saya teman-teman semua sudah memiliki akun dan ada iklan yang berjalan. Jika belum bisa membuatnya terlebih dahulu, bila diperlukan ikuti langkahnya pada artikel: Cara Membuat Iklan Google Ads.

Melakukan Riset Kata Kunci Unggulan

Riset kata kunci di google ads

Mungkin saat melakukan setup iklan pertama kali kita akan dibantu oleh sistem untuk mendapatkan kata kunci yang relevan dan beberapa diantara sangat membantu.

Silahkan pilih kata kunci yang sekiranya masih relevan dengan bisnis, singkirkan yang melenceng atau terlalu duplikat karena beberapa kata kunci yang berbobot sudah bisa menjangkau banyak kombinasi kata yang sekiranya akan diketik oleh pencarian.

Fitur paling akurat yang dimiliki oleh Google Ads masih dari Google Keywords Planner pada akun tampilan dekstop/laptop karena hasil daftar kata kunci memiliki data histori pencarian yang akurat. Saran saya hindari atau kecualikan kata kunci yang memiliki awalan harga/biaya/berapa karena sepengalaman kami kombinasi kata kunci seperti itu memiliki tingkat rasio konversi yang rendah walaupun biayanya murah dan pencariannya banyak.

Bisa saja anda memasukkan kata kunci yang memiliki awalah harga/biaya karena walaupun memiliki rasio konversi yang kecil tetap saja akan ada yang berminat untuk membeli. Tipsnya dengan membubuhkan pilihan estimasi harga pada judul iklan sehingga harga tersebut langsung bisa terbaca oleh pencarian. Jadi kita menjangkau mereka juga tanpa banyak keluar biaya dan jikapun di klik maka ada kemungkinan akan terjadi konversi.

Jangan asal banyak. Perhatikan bobotnya, disinilah kemampuan analisa anda untuk diuji bagaimana memahami psikologis audience terhadap kata kunci pencarian. Apakah niatnya hanya menemukan informasi saja (cari tahu), atau ada benak melakukan pembelian secara langsung seperti contoh: jual …, jasa …, dll.

Fitur ini ada tidak di tampilan Aplikasi Google Ads? sayangnya tidak. hanya tampilan melalui browser saja di Ads.Google.com.

Mau yang lebih powerful? Dengan tingkat hasil pencarian yang akurat. Bisa pakai yang berbayar seperti Ahrefs atau Semrush.

 

 

Penargetan Audience Secara Spesifik

Jaringan iklan google ads

Secara bawaan pengaturan Google Ads akan mencentang 2 pilihan seperti gambar diatas.

Kalau menurut kami sebaiknya tidak dilakukan untuk anda yang ingin menjangkau audiens secara spesifik. Selain hanya membuat biaya iklan jadi bengkak tapi juga tingkat relevansi terhadap calon pelanggan juga tidaklah begitu bagus. Kecuali anda ingin melakukan perkenalan produk/layanan pada jangkauan audiens yang lebih luas.

Jika anggaran iklan pas-pasan sebaiknya hindari saja.

Anda: Cuman ingin tahu saja memangnya itu apa sih?

Partner Penelusuran Google muncul di jaringan pencarian selain di Google yang audiensnya lebih luas. Ini tidak cocok untuk anda yang ingin menjangkau pelanggan baru dengan cepat karena jenis audiens ini hanya melakukan pencarian saja tanpa niat melakukan pembelian atau mentok-mentoknya ingin mencari review tentang produk/layanan.

Jaringan Display Google lebih sering muncul pada jaringan website dan youtube yang memasang Adsense. Mirip seperti Jaringan Partner Penelusuran, tipe audiens ini bahkan kurang tertarik melihat iklan atau mengabaikannya sama sekali.

Apalagi ada konsekuensi tingkat performa iklan dengan rasio konversi yang rendah jika anda menggunakan pelacakan konversi kemudian menggunakannya sebagai algoritma strategi bidding maksimalkan konversi. Akibatnya biaya iklan jadi besar sementara tingkat penjualan kecil.

Jadi kita cukup menargetkan iklan di pencarian saja jika ingin mencari pelanggan baru dengan cepat. Walaupun biayanya lebih tinggi setidaknya memiliki rasio konversi yang baik.

 

 

Buat Set Iklan Yang Menarik

Set iklan iklan google ads yang menarik

Siapa yang tertarik dengan iklan yang tidak sesuai dengan apa yang kita cari, itulah mengapa iklan anda tidak mendapatkan klik padahal sudah bayar mahal bidding untuk posisi tinggi.

Pengaruhnya juga pada data CTR (Click Through Rate) yang anjlok sehingga memunculkan penilaian skor kualitas yang buruk. Iklan makin lama posisi makin turun sedangkan kita sudah menaikkan bidding makin tinggi.

Maka itu buatlah set iklan semenarik mungkin dengan susunan yang jelas, dimulai dari penjudulan, deskripsi dan info-info tambahan yang menguatkan set iklan tersebut.

Susunan Set Iklan Yang Menarik

Judul:

  • Sebisa mungkin berisi target kata kunci yang ingin dibidik. Jika terlalu banyak, bisa memanfaatkan fitur penyisipan kata kunci dengan cara mengetik { pada kolom set judul.
  • Jangan terlalu banyak pengulangan kalimat pada set judul.
  • Tambahkan kalimat yang mempertegas judul utama yang memiliki kata kunci. Boleh dengan menyisipkan harga, kelebihan, “rayuan” seperti: diskon, “ancaman” seperti: Promo hari ini saja, atau “Keramahan” seperti: Layanan cepat 24/7.

Deskripsi

  • Sisipkan juga kata kunci, bisa menambahkan penyisipan kata kunci namun tetap bisa dibaca mengalir sesuai dengan kata kunci yang disisipkan.
  • Deskripsi sebagai pelengkap tentang produk/layanan yang ditawarkan juga sebagai versi kalimat panjang dari judul utama.

Manfaatkan Fitur Ekstensi

Gambar: Tambahkan yang menarik yang sesuai dengan set iklan. Perhatikan kebijakan ekstensi gambar tidak boleh berisi text yang berlebihan. Tips: buat warna yang agak mencolok.

Nama & Logo Bisnis: Ada sedikit benefit pada ekstensi ini karena untuk mendapatkannya memerlkan verifikasi lebih lanjut yang tidak mudah. Tapi jika fitur ini “ter-unlock”, iklan anda akan terlihat beda dengan kompetitor sehingga kemungkinan iklan di klik jadi lebih tinggi dan meningkatkan CTR (Click Through Rate)nya.

Sitelink: Tambahan halaman yang mungkin masih relevan dengan bisnis pada satu website yang sama. Seperti: detail harga, pilihan, testimonial, dll. Jangan lupa tambahkan deskripsi sebagai informasi tambahan mengenai sitelink tersebut.

Promosi: Ekstensi untuk menampikan info bila ada diskon atau promo potongan harga.

Panggilan: Ini jelas sebagai informasi kontak agar calon customer dapat langsung berinteraksi dengan bisnis, walaupun dari data kami, di Indonesia cukup jarang dimanfaatkan oleh calon customer. Tapi tetap wajib diisi untuk meningkatkan kualitas skor pengoptimalan.

Keterangan: Fungsinya untuk mempertegas satu produk/layanan yang diiklankan. Anda bisa menambahkan omong kosong, bualan, kelebihan, benefit dan sejenisnya seperti: Layanan 24/7, Harga Murah, Profesional, Bergaransi, Dll yang sesuai.

Ringkasan Terstruktur: Biasanya untuk menampilankan jenis layanan atau produk yang ditawarkan sehingga target audience memiliki pilihan, Seperti: merek, warna, model, dll.

Nah, dengan membuat set iklan yang detail dan rapi seperti itu pasti akan sangat menarik dan informatif sehingga lebih sering terjadi klik walaupun posisi iklan tidak terlalu tinggi dan juga mengurangi bidding.

 

 

Pantau Hasil “Istilah Penelusuran”

Memfilter Istilah Penelusuran

Istilah Penelusuran adalah hasil klik iklan yang sebenarnya di ketik di pencarian. Hasil data ini bisa dicek pada menu Kata Kunci > Istilah Penelusuran.

Bisa saja anda membuat beberapa kombinasi kata kunci dan hasilnya akan terlihat pada data klik yang masuk dengan hasil yang berbeda-beda, kecuali pada pemilihan kata kunci memiliki jenis pencocokan persis dengan bentuk seperti contoh: [kata kunci] maka iklan hanya akan muncul pada kata kunci tersebut.

Dengan melihat data klik yang masuk tersebut bisa dilihat relevansi iklan dan bisa dipilah mana yang perlu disesuaikan kembali.

Tambahkan Negatif Keywords

Tujuannya jelas untuk menghindari Istilah Penelusuran yang tidak diperlukan akan muncul lagi di iklan. Sehingga biaya iklan bisa dikurangi untuk kata kunci yang tidak relevan.

Cara menambahkan kata kunci negatif bisa mengecualikan seluruh kombinasi kalimat dengan menyeleksi data atau memasukkannya secara manual 1 kata yang mungkin bisa muncul pada sebuah kalimat.

 

 

Pantau Rekomendasi Pengoptimalan Dari Google Ads

Pantau selalu skor rekomendasi yang biasa muncul pada bantuan akun Google Ads, karena beberapa diantaranya kemungkinan akan bermanfaat untuk meningkatkan kinerja iklan jadi lebih baik.

Beberapa rekomendasi yang penting untuk diperhatikan antara lain: Tracking Konversi, Ekstensi Set Iklan, Tambahan Kata Kunci.

Namun tetap hati-hati karena rekomendasi ini boleh diabaikan atau ditolak.

Sebagai panduan anda bagaimana menentukan bisa baca lebih lanjut pada artikel: Google Ads Tips: Skor Pengoptimalan & Rekomendasi

 

 

Perhatikan Website/Landing Page

Inilah yang menjadi salah satu paling penting agar performa iklan secara keseluruhan menjadi baik.

Logikanya seperti ini: ketika iklan muncul dengan tingkat relevansi yang baik, tapi kita bingung mengapa tidak ada yang melakukan kontak atau melakukan transaksi. Nah bisa diambil kesimpulan berarti masalah ada pada landing page website.

Bisa karena detail informasi yang ditampilkan di landing page kurang menyakinkan calon pelanggan, minim atau sulitnya menghubungi bisnis, dan yang terakhir adalah load website yang berat sehingga belum selesai website tampil pengunjung telah meninggalkan website.

Jadi pastikan kembali performa website menjadi lebih baik, setidaknya memiliki load yang cepat sehingga calon pelanggan mendapatkan detail informasi produk/jasa yang dibutuhkan dimana akan berlanjut ke penjualan.

Cara paling mudah mendeteksi detail informasi perfoma website bisa di cek pada Google Pagespeed Insights. Perhatikan nilai skala agar bisa memperbaiki apa yang perlu disesuaikan lalu lakukan pengujian kembali hingga nilanya menjadi baik.

 

Itulah gambaran beberapa poin yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan iklan Google Ads. Fokus kepada target beriklan dan perhatikan setiap data dan rekomendasi yang masuk, lakukan analisa lebih detail dan lakukan penyesuaian. Jika perlu bantuan, anda dapat menggunakan layanan jasa google ads dari kami.

Share
No Comments

Post a Comment